GUNUNGKIDUL - Kemiskinan menjadi salah satu
faktor yang masih dikhawatirkan di belahan bumi Gunungkidul. Pasalnya
hingga 2014 jumlah penduduk miskin di Gunungkidul masih mencapai angka
20,83 persen atau sekitar 148.000 penduduk dari jumlah penduduk sebanyak
793.765 orang.
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Karangmojo, Aris Suyanyo
menyebutkan penduduk di Karangmojo masih banyak yang tergolong miskin.
Hingga saat ini terdapat empat dusun yang masih tinggi tingkat
kemiskinannnya.
Di Karangmojo yang menerima raskin sebanyak 5.297 penduduk, dari
jumlah tersebut 40 persen penduduk miskin terdapat di desa Jatiayu.
Selain itu Bejiharjo terdapat 39 persen atau 1.702 KK yang tergolong
miskin, Kemudian Desa Ngawis, setelah itu Karangmojo.
Selama ini pihaknya berusaha untuk menekan angka kemiskinan dengan
berbagai cara, diantaranya dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat
di Balai Latihan Kerja. Selain itu pihaknya juga bekerjasama dengan
mahasiswa KKN dari berbagai universitas untuk membuat program
pengentasan kemiskinan.
“Tingkat kemiskinan yang masih tinggi di beberapa desa membuat kami
harus putar otak untuk membuat program mengentas kemiskinan, salah
satunya dengan cara bekerjasama dengan Mahasiswa KKN untuk membuat
program pendampingan dan pendekatan keluarga miskin,” kata dia dikutip
dari Harianjogja, Senin (28/3/2016).
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Camat Patuk, Haryo Ambar Suwardi.
Ia mengakui tingkat kemiskinan di kecamatan Patuk masih tergolong
tinggi.
Pihaknya sedang melaksanakan beberapa program untuk mengentas
kemisikinan, antara lain dengan pemberdayaan masyarakat. Masyarakat
diajak untuk berkreasi menciptakan produk makanan olahan lokal dari
potensi alam di Gunungkidul.
“Kami adakan pelatihan kepada masyarakat dengan membuat produk olahan
makanan agar mereka dapat mandiri dan jauh dari kemiskinan,” kata dia.
Cara yang sama dilakukan di kecamatan Patuk dengan menerima rombongan
mahasiswa KKN dari berbagai universitas untuk membuat program
pengentasan kemiskinan. Hal tersebut dinilai cukup membantu dan membuat
masyarakat lebih berdaya kembali.


0 komentar:
Posting Komentar